BUDAYA BELAJAR MANDIRI MELALUI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT SWAY

  • Admin Disdikpora
  • 28 Januari 2021

#GuruBerbagi

Sumber : Tugas aksi nyata, guru penggerak pada modul 1.4
Penulis : MALIA SAFRIANI, S.PD

LATAR BELAKANG

           Belajar merdeka dapat membangkitkan kreatifitas dan Critical Thinking siswa, dan siswa dapat menerapkan pembelajaran merdeka dengan prinsip belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Microsoft Sway memudahkan guru dalam membagi materi pembelajaran sehingga siswa dapat melakukan pembelajaran mandiri dimana saja dan kapan saja.

           Kondisi dunia pendidikan pada masa pandemi covid-19 ini sangat mempengaruhi proses perjalanan pendidikan, terutama dalam menyampaikan materi dan konsep pelajaran yang mudah dipahami oleh siswa. Proses pembelajaran jarak jauh yang selama ini kita terapkan, tidak semuanya berjalan seperti yang kita harapkan, materi pelajaran tidak tersampaikan dengan baik, dan ketentuan kurikulumpun tidak berjalan dengan baik. Sehingga guru harus mencari cara untuk memudahkan siswa dalam belajar dan memahami materi pelajaran secara mandiri.

           Belajar mandiri yang dilakukan siswa, akan membentuk budaya mandiri terhadap siswa tersebut. Tantangan pendidikan di era revolusi industri 4.0 menuntut siswa untuk terus maju dan berkembang baik secara mandiri atau secara kelompok, siswa harus terus menggali dan mengasah kemampuannya sendiri. Kebiasaan dan budaya mandiri dalam setiap proses akan mendidik siswa untuk tangguh dalam menghadapi perkembangan dan tidak kalah dalam persaingan zaman.

Guru memanfaatkan aplikasi Microsoft Sway sebagai salah satu media untuk mendidik siswa belajar mandiri sehingga terbentuknya budaya mandiri. Microsoft Sway adalah aplikasi yang mudah dalam membuat dan berbagi laporan, kisah pribadi, dan presentasi yang interaktif, serta banyak hal lainnya.Mulai dengan menambahkan teks dan gambar kita sendiri, mencari dan mengimpor konten yang relevan dari sumber lain, lalu biarkan Sway menyelesaikannya. Dengan Sway, kita tidak lagi dibatasi untuk memilih templat siap pakai yang menjadikan tampilan presentasi tampak sama seperti milik orang lain, juga tidak harus memiliki kemampuan desain khusus untuk mengubah dan menampilkan informasi dalam cara yang modern, interaktif, dan menarik.

TUJUAN

Memdidik budaya mandiri kepada siswa, untuk menerapkan pembelajaran merdeka dengan prinsip belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja, dan memudahkan siswa dalam mengakses materi pembelajaran yang langsung disiapkan oleh guru.

 

TOLOK UKUR

Dapat terus mengingatkan dan mengawasi siswa untuk belajar, dengan membagikan materi pembelajaran melalui link Sway, dan juga untuk mengarahkan siswa untuk menggunakan gadgetnya untuk hal yang bemanfaat.

 

DESKRIPSI AKSI NYATA

Suatu perubahan yang dihasilkan tentu dengan adanya perencanaan sebelumnya yang dibuat secara matang sesuai dengan keadaan lingkungan sekolah. Pelaksanaan aksi nyata didasari oleh keinginan CGP untuk melakukan transformasi atau perubahan terutama untuk perubahan dalam lingkungan sekolah dan kelas dalam menerapkan Budaya belajar mandiri melalui Pemanfaatan media pembelajaran Microsoft Sway, langkah–langkah yang dilakukan yaitu :

1. Mensosialisasi tentang cara memanfaatkan Mikrosoft Sway

2. Menyiapkan bahan ajar dengan aplikasi mikrosoft Sway

3. Mencari rujukan untuk membuat bahan ajar yang mudah dimengerti siswa

4. Membagikan bahan ajar ke siswa melalui link Sway

5. Memberikan evaluasi kepada siswa untuk menguji pemahaman materi yang dipelajari melalui link Sway.

6. Beberapa contoh materi pelajaran yang dikemas dalam aplikasi Mikosoft Sway:

 

 –  http://bit.ly/ekosistem_kls10

 – http://bit.ly/kehatiindonesia

 http://bit.ly/klasifikasi_mh

–  http://bit.ly/r_lingkupbiologi

– http://bit.ly/pengolahan_pkwu

 

 

HASIL AKSI NYATA

Keberhasilan

           Siswa dapat belajar kapan saja, dan di rumah mereka dapat belajar mandiri dengan langsung dapat menjawab soal tugas yang diberikan berpandukan pada materi yang diberikan guru melalui link Sway yang sudah di share. Dan hal ini dapat memupukkan budaya mandiri pada siswa.

Kegagalan

           Memahami materi pelajaran secara mandiri melalui link Sway tidak dapat lngsung diawasi oleh guru sehingga masih ada siswa yang tidak mau mambuka link dan belajar secara mandiri.

 

RENCANA PERBAIKAN

           Untuk memeriksa keaktifan siswa dalam belajar mandiri melalui link Sway, maka setiap bahan ajar yang dishare akan diberikan quiz yang berkenaan dengan materi saat itu. Sehingga siswa tidak bisa mengelak, bahwa untuk menjawab quiz harus memahami materi.

 

DOKUMENTASI AKSI NYATA

 

Siswa mempelajari materi pelajaran dengan membuka link Sway melalui HP androinnya, membaca dan memahami materi dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja

Sumber : https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/budaya-belajar-mandiri-melalui-pemanfaatan-media-pembelajaran-microsoft-sway/

Share Post :