4 Cara Belajar di Masa Pandemi yang Menyenangkan untuk Sang Buah Hati

  • Admin Disdikpora
  • 04 Agustus 2020
  • Dibaca: 250 Pengunjung

Meningkatnya angka kasus COVID-19 mengharuskan anak-anak tinggal di rumah untuk belajar di masa pandemi demi kesehatan mereka. Dan nampaknya, metode belajar di masa pandemi tersebut akan terus berlanjut di era new normal atau kebiasaan baru. Tinggal di rumah untuk belajar di masa pandemi selama berbulan-bulan tentunya membuat sang buah hati jenuh dan merindukan guru serta teman-temannya. Untuk itu, sudah saatnya para orang tua untuk mendampingi anak belajar di masa pandemi dengan cara yang lebih menyenangkan. Lantas, bagaimana caranya? Simak rangkumannya sebagai berikut.

 

Mendongeng Virtual

Kegiatan virtual kini sudah menjadi new normal atau kebiasaan baru, begitu juga dalam dunia pendidikan. Anak bisa mencarikan dongeng yang disajikan secara virtual. Saat ini, dongeng virtual sudah dengan mudah didapatkan. Jadi mendongeng tidak terasa membosankan lagi karena anak tidak hanya mendengar ceritanya, namun juga diberikan visualisasinya melalui gambar-gambar yang membantu tumbuh kembang otak sang buah hati. Belajar dengan Audio Visual adalah cara belajar yang cukup efektif, anak-anak akan suka melihat materi pendidikan atau nilai-nilai penting disajikan dalam bentuk yang menarik

 

Tur Museum Secara Virtual

Berkunjung ke museum bukan hanya sebuah hiburan, namun juga sembari belajar. Karena keadaan tidak memungkinkan untuk membawa Si Kecil ke luar rumah, orang tua bisa mengajak mereka untuk tur museum secara virtual. Anda sebagai orang tua dapat menggunakan beberapa platform yang menyediakan jasa tur virtual ke museum di dalam dan luar negeri. Akan sangat asyik jika belajar dengan cara yang seperti ini.

 

Berikan Tugas atau Permainan dengan Sistem STEAM

Metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics) berfokus pada aspek kolaborasi, komunikasi, riset, mencari solusi, berpikir kritis, dan kreativitas. Sehingga, melalui metode STEAM, setiap murid dapat mengembangkan 5C, yakni Creativity, Collaboration, Communication, Critical Thinking, dan Character.

Ada beberapa manfaat dari metode pembelajaran STEAM, antara lain:

  • Anak belajar berproses, melihat pola, berlatih keterampilan berpikir kreatif, kolaborasi, dan komunikasi;
  • Pembelajaran yang digunakan berbasis teknologi ilmiah dan kemampuan menyelesaikan masalah di dunia nyata;
  • Anak dilatih untuk berani menyampaikan ekspresi diri, baik kritik maupun pendapat. Hal ini meningkatkan kemampuan komunikasi verbal dan non verbal anak, sehingga anak terbuka terhadap persepsi orang lain;
  • Mengembangkan potensi anak untuk membuat koneksi antara bahan pembelajaran, desain pembelajaran, serta lingkungan di sekitarnya;
  • Anak menemukan berbagai informasi sehingga menuntutnya untuk berpikir kreatif dan kritis terhadap hal-hal baru. Mereka didorong untuk memecahkan masalah bersama guru dan teman sebayanya.

 

Membuat Pajangan di Rumah

Agar anak termotivasi dengan kegiatan membaca, setiap selesai membaca satu buku cobalah tugaskan mereka untuk membuat karya kreatif yang memuat isi buku yang sudah dibaca. Bentuknya bisa berupa poster, cerpen, puisi, atau sinopsis yang ditulis dengan kata-kata siswa sendiri. Selanjutnya, karya tersebut dapat dipajang di dinding kamar, tempat belajar, atau ditunjukkan kepada guru dan teman-temannya melalui grup kelas di WhatsApp.

Sebagai orang tua, kita harus bisa menyampaikan pada anak bahwa kegiatan pembelajaran selama pademi ini kita lakukan untuk bisa memutus penyebaran virus COVID-19. Agar kita bisa saling menjaga satu sama lain.

Nah, itu dia beberapa cara menyenangkan yang dapat Anda lakukan untuk anak selama belajar di masa pandemi. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan gizi dan kebersihan Si Kecil, ya, parents!

 

Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/edutech/4-cara-belajar-di-masa-pandemi-yang-menyenangkan-6103/

Share Post :