Tips Membuat Anak Nyaman di Pekan Awal Sekolah

  • Admin Disdikpora
  • 16 Juli 2019
  • Dibaca: 640 Pengunjung

Bagi anak-anak TK atau SD, rasa gugup mereka di awal masuk sekolah lebih tinggi dibanding kakak-kakanya yang baru masuk SMP atau SMA. Hal ini wajar. Sebab siswa TK atau SD belum terbiasa bersosialisasi dengan orang baru. Ini yang harus menjadi perhatian Ayah-Bunda. Rasa nyaman di sekolah berguna untuk menumbuhkan semangat belajar anak..

Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memupuk rasa nyaman anak dalam menghadapi suasana baru:

  • Pastikan semua kebutuhan sekolah anak sudah dipersiakan dengan baik. Alat tulis, seragam dan sebagainya. Kebutuhan tersebut tidak harus baru. Jika yang lama masih bisa dipakai kenapa tidak.
  • Ajak anak berbincang santai tentang kondisi sekolah. Bagaimana bersikap dengan orang yang baru dikenal dan tentu saja tinggalkan kesan menyenangkan bisa masuk sekolah. Sepakati antara orangtua dan anak siapa yang akan mengantar dan menjemput. Atau anak pergi sendiri atau ada bus khusus sekolah.
  • Apakah anak ditunggu di luar sekolah atau tidak perlu ditunggu. Ini juga terkait peraturan dari pihak sekolah. Ada sekolah yang membolehkan orangtua menunggu anaknya di luar gerbang sekolah dalam beberapa hari namun ada juga yang tidak memperbolehkan.
  • Yakinkan anak bahwa ibu dan bapak guru akan membantunya jika ia memiliki masalah atau ada yang ingin ditanyakan. Bila memungkinkan kenalkan bapak atau ibu guru secara pribadi kepada anak. Mulai biasakan anak mengatur waktunya. Setelah libur panjang atau biasanya belum ada aktivitas di pagi hari, setelah sekolah tentu menjadi berbeda. Ajak anak diskusi untuk membuat jadwal harian. Jam berapa harus bangun tidur, sarapan, berangkat sekolah, istriraht siang, dan seterusnya.
  • Hindari masalah kecil yang bisa memperburuk suasana di pagi hari. Misalnya si ayah yang kebingungan mencari kunci motor atau mobil. Karena tak kunjung menemukan kunci, akhirnya anak-anak harus ikut heboh mencarinya. Teliti agar tidak ada benda kebutuhan sekolah tertingga sekecil apapun. Mungkin bagi anak yang sudah terbiasa sekolah, tertinggal penghapus atau penggaris bukan masalah. Ia bisa meminjam pada temannya. Tapi bagi anak yang baru masuk sekolah, tertinggal penghapus bisa membuat ia kesal, marah atau menangis.
  • Ajak anak bermain santai sepulang sekolah agar ia dapat memulihkan kembali tenanga dan pikirannya..

Sumber: https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=249900460

Share Post :