(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Saat Rumah Tak Lagi Aman: Jangan Abaikan Tanda Kekerasan Fisik pada Anak

Admin disdikpora | 22 Oktober 2026 | 196 kali

 PAUDPEDIA Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, anak usia dini membutuhkan lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang. Namun, kekerasan justru terjadi di lingkungan terdekat sehingga memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi anak. Kekerasan ini tidak hanya dapat menimbulkan luka secara fisik, tetapi juga dapat | mempengaruhi perasaan, perilaku, dan perkembangan sosial anak.  Anak yang mengalami atau menyaksikan kekerasan dapat merasa takut, cemas, sulit mengendalikan emosi, menjadi lebih agresif, atau justru menarik diri dari lingkungan. Karena itu, kita semua perlu memperhatikan tanda-tanda  sebagaimana berikut ini: 

1. Jangan menganggap perubahan anak sebagai hal sepele Perubahan seperti anak menjadi lebih pendiam, mudah menangis, mudah marah, takut, atau sulit berinteraksi perlu | diperhatikan. Perubahan perilaku dapat menjadi tanda bahwa anak sedang mengalami sesuatu yang membuatnya tidak  nyaman.

2. Perhatikan tanda fisik dan emosional Memar, luka, perubahan pola tidur, rasa takut yang berlebihan, atau perubahan emosi secara tiba-tiba perlu menjadi perhatian. Tanda-tanda tersebut tidak boleh diabaikan, apalagi sampai muncul berulang. Tidak semua memar menandakan kekerasan. Namun, memar dengan pola tertentu, cedera yang tidak sesuai dengan penjelasan, atau memar pada bayi yang belum mampu bergerak mandiri perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan medis. 

3. Berikan rasa aman kepada anak Anak membutuhkan orang dewasa yang mau mendengarkan dan tidak menghakimi. Berikan kesempatan kepada anak untuk bercerita dengan cara yang sesuai usianya dan tunjukkan bahwa mereka aman untuk mengungkapkan perasaannya. Dengarkan anak tanpa menghakimi, jangan memaksanya bercerita atau mengajukan pertanyaan yang mengarahkan jawaban

4. Segera cari bantuan jika ada dugaan kekerasan Jika terdapat tanda yang mengarah pada kekerasan, utamakan keselamatan anak. Guru, orang tua, dan orang dewasa di sekitar anak perlu melibatkan tenaga profesional atau layanan perlindungan anak sesuai prosedur yang berlaku. Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, anak tidak selalu mampu mengungkapkan rasa takut atau ketidakamanannya. Karena itu, penting bagi kita untuk lebih peka terhadap setiap perubahan perilaku anak, sekecil apa pun.

Sumber : https://paudpedia.kemendikdasmen.go.id/galeri-ceria/ruang-artikel/saat-rumah-tak-lagi-aman-jangan-abaikan-tanda-kekerasan-fisik-pada-anak?ref=MzM4OC02ZTFkMTEyNg&ix=NDctOTUyYzA2MGM