(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Dampak Penggunaan Gawai yang Berlebihan pada Anak SD

Admin disdikpora | 11 Maret 2026 | 240 kali

Dalam era digital yang kian maju, penggunaan gawai seperti ponsel, tablet, maupun laptop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sebagian anak-anak Indonesia. Namun, penggunaan media digital yang berlebihan dapat memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. 


Penelitian American Academy of Pediatrics menyimpulkan bahwa paparan layar lebih dari dua jam per hari kurang baik bagi anak-anak dan tidak dianjurkan. Temuan terbaru di sejumlah jurnal ilmiah menguatkan hal ini. 


Misalnya, studi yang dilakukan bersama peneliti dari School of Nursing, Yale University dan Guangzhou Women and Children’s Medical Center China. Riset yang dirilis akhir 2025 itu  menunjukkan bahwa screen time atau paparan layar lebih dari 4 jam per hari berkorelasi kuat dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan dan perilaku agresif pada anak. Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 50.000 anak tersebut menunjukkan paparan layar yang berlebihan membuat aktivitas fisik anak berkurang dan mengganggu pola tidur. 


Studi lain di jurnal medis internasional yakni Journal of the American Medical Association (JAMA) tahun 2025 menemukan bahwa setiap tambahan satu jam screen time per hari meningkatkan risiko miopia (rabun mata) hingga 21% pada anak-anak. Penelitian yang melibatkan 335.000 anak berusia sembilan tahun Ini menunjukkan hubungan kuat antara durasi layar dengan masalah kesehatan mata. 


Meskipun kedua penelitian itu memiliki limitasi dari jumlah responden, namun hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan orang tua dalam mendampingi putra-putrinya. 


The Center for Parenting Education atau Pusat Pendidikan Keluarga di Amerika Serikat memberikan sejumlah saran konkret untuk orangtua dan guru. Dibanding melarang penggunaan gawai, organisasi tersebut menekankan pentingnya literasi media yaitu kemampuan anak memahami dan menggunakan media secara sadar dan bermanfaat. 


Mereka juga memberikan empat saran praktis kepada orang tua. Pertama, tetapkan jadwal penggunaan gawai yang terukur dan konsisten. Kedua, gunakan gawai sebagai alat pembelajaran dengan tujuan yang jelas dan terperinci. Ketiga, ajaklah anak berdiskusi tentang apa yang mereka tonton. Keempat, gabungkan tayangan layar dengan aktivitas fisik seperti membaca buku, eksperimen, dan bermain bersama kawan. 

Sumber : https://ditsd.kemendikdasmen.go.id/artikel/detail/dampak-penggunaan-gawai-yang-berlebihan-pada-anak-sd