(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Anak Sering Memukul, atau Sulit Mengikuti Aturan? Begini Cara Guru PAUD Mendampinginya

Admin disdikpora | 19 Oktober 2026 | 102 kali

PAUDPEDIA Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, pernahkah menghadapi anak yang mudah marah, memukul teman, sulit mengikuti aturan, atau terus bergerak ketika kegiatan berlangsung? Situasi seperti ini terkadang membuat guru kewalahan, terutama jika perilaku tersebut terjadi berulang kali.

Namun, dari perilaku tersebut tidak boleh dilabeli anak nakal atau sengaja tidak mau mengikuti arahan. Bisa jadi, anak masih belajar mengelola emosi, menyampaikan keinginan, atau menyesuaikan diri dengan lingkungan. Karena itu, guru perlu memahami perilaku anak sebelum menentukan cara pendampingan.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan guru PAUD.

1. Amati Perilaku Anak Sebelum Bertindak

Ketika anak sering marah, memukul, atau sulit mengikuti kegiatan, guru perlu mengamati kapan dan dalam situasi apa perilaku tersebut muncul. Misalnya, apakah anak memukul ketika berebut mainan atau menangis saat harus berganti kegiatan. Pengamatan ini membantu guru mengenali kemungkinan penyebab perilaku tanpa terburu-buru memberikan label kepada anak.

2. Bangun Hubungan yang Positif dengan Anak

Anak yang menunjukkan perilaku menantang tetap membutuhkan perhatian dan hubungan yang hangat dengan guru. Dengarkan anak, bantu ia mengenali emosinya, serta berikan apresiasi ketika mulai menunjukkan perilaku positif. Hubungan yang baik dapat membantu anak merasa aman dan mendukung perkembangan kemampuan sosial- emosionalnya.

3. Ajarkan Perilaku yang Diharapkan

Ketika anak memukul teman, guru tidak cukup hanya mengatakan, “Jangan memukul!” Anak juga perlu diajarkan cara menyampaikan keinginan, meminta giliran, atau mengungkapkan ketidaknyamanan tanpa menyakiti orang lain. Berikan contoh dan kesempatan kepada anak untuk mempraktikkannya secara bertahap.

4. Libatkan Orang Tua dalam Pendampingan

Guru dan orang tua perlu saling berbagi informasi mengenai perilaku anak di sekolah maupun di rumah. Komunikasi sebaiknya berfokus pada perilaku yang diamati dan cara mendampingi anak, bukan menyalahkan anak ataupun orang tua. Kerja sama ini membantu menciptakan pendampingan yang lebih konsisten.

5. Cari Dukungan Jika Diperlukan

Jika perilaku anak terus berulang, membahayakan keselamatan, atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, guru dapat berdiskusi dengan kepala satuan PAUD dan orang tua. Jika diperlukan, libatkan tenaga profesional untuk membantu memahami kebutuhan anak dan menentukan dukungan yang sesuai.

Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, anak yang menunjukkan perilaku menantang bukan berarti anak yang nakal. Anak mungkin masih membutuhkan bantuan untuk belajar mengelola emosi dan perilakunya.

Yuk, hindari terburu-buru memberikan label! Pahami perilakunya, kenali kebutuhannya, dan dampingi anak dengan cara yang tepat.


Sumber : https://paudpedia.kemendikdasmen.go.id/galeri-ceria/ruang-artikel/anak-sering-memukul-atau-sulit-mengikuti-aturan-begini-cara-guru-paud-mendampinginya?ref=MzM5Ny0zNjgxM2IzNA&ix=NDctOTUyYzA2MGM