Kadis Gus Surya Kukuhkan Pengurus MGMP PPKn, Dorong Implementasi Deep Learning
Singaraja, 1 November 2025 l Disdiktoday
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S. Pd., M. A. P., secara resmi mengukuhkan pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) untuk periode bakti 2025 - 2029. Prosesi pengukuhan dilaksanakan di aula SMP Negeri 6 Singaraja pada Jumat, 1 November 2025.
Dalam sambutannya, Kadis Gus Surya menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk memastikan bahwa pendidikan Pancasila tersampaikan secara efektif dan mendalam.Momentum pengukuhan pengurus MGMP menjadi awal penting
untuk memperkuat budaya kerja ASN yang berorientasi pada nilai
dasar BerAKHLAK sebagai fondasi etika, perilaku, dan kinerja
dalam dunia pendidikan.
"Saya mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus serta mengapresiasi estafet kepengurusan MGMP Pendidikan Pancasila. Pengurus yang baru diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi seluruh guru PPKn di Buleleng untuk terus berinovasi dan meningkatkan profesionalisme," ujar Kadis Gus Surya.
Setelah pengukuhan, rangkaian acara dilanjutkan dengan Workshop Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMP. Dalam kesempatan ini, Kadisdikpora Gus Surya hadir sebagai pembicara utama.
Dlaam kesempatan tersebut, Kadis Gus Surya menyampaikan materi tentang Internalisasi dan Implementasi Core Value ASN BerAKHLAK
dalam Membangun Pembelajaran yang Berkesadaran, Bermakna,
dan Menyenangkan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran.
"BerAKHLAK mentransformasi ASN pendidikan dari sekadar pelaksana tugas menjadi profesional berintegritas dan agen perubahan, yang dampaknya langsung terasa pada terciptanya proses belajar mengajar yang mendalam, relevan, dan memotivasi peserta didik."tegasnya.
Lebih lanjut, ditambahkan pula bahwa di era perkembangan teknologi dan tantangan global saat ini, guru tidak bisa lagi mengandalkan metode pembelajaran konvensional. Ia mendorong guru PPKn untuk mengadopsi konsep Deep Learning yang memungkinkan peserta didik tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami esensi, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Workshop ini diikuti oleh seluruh anggota MGMP PPKn SMP se-Kabupaten Buleleng. Diharapkan, dengan kepengurusan yang baru dan bekal ilmu dari workshop Deep Learning, para guru dapat membawa perubahan signifikan dalam metode pengajaran, sehingga mampu mencetak generasi muda Buleleng yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.