Kadisdikpora Buleleng Buka KKL Mahasiswa PGSD Universitas PGRI Yogyakarta
Singaraja, Rabu 15 Juli 2026 | Disdiktoday
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL)/Kunjungan Studi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Nakula Sahadewa STIE Satya Dharma Singaraja, Rabu (15/7), menjadi ajang pembelajaran lapangan sekaligus mempererat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam sambutannya, Kadis Gus Surya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Buleleng sebagai lokasi pelaksanaan KKL. Menurutnya, Buleleng memiliki keragaman budaya, karakteristik sosial, serta praktik pendidikan yang dapat menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa calon guru untuk memperkaya wawasan dan pengalaman. Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar secara langsung mengenai dinamika pendidikan di sekolah dasar, sekaligus memahami pentingnya menanamkan nilai toleransi, karakter, dan kearifan lokal dalam proses pembelajaran.
"Seorang guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memahami karakter peserta didik yang berasal dari latar belakang budaya yang beragam. Pengalaman lapangan seperti ini menjadi bekal penting untuk membentuk guru yang profesional, adaptif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang inklusif," ujar Gus Surya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas PGRI Yogyakarta, Dr. Rina Dyah Rahmawati, S.Si., M.Pd., yang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, khususnya Disdikpora Buleleng, atas dukungan dan sambutan yang diberikan kepada rombongan mahasiswa. Ia berharap kegiatan kunjungan studi ini mampu memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami implementasi pendidikan dasar di daerah yang kaya akan budaya dan tradisi.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bertajuk "Tantangan Mengajar dalam Sekolah Dasar dengan Keberagaman Budaya, Khususnya di Pulau Bali." Diskusi dipandu oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Kabupaten Buleleng, Putu Primasuta, S.Sn., M.Pd. Materi yang disampaikan mengupas berbagai strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman budaya, membangun karakter peserta didik, serta memperkuat implementasi pendidikan yang inklusif dan berlandaskan nilai-nilai budaya lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di era yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar budaya bangsa.