Disdikpora Buleleng Laksanakan Monev Proyek Transformasi Kepemimpinan Sekolah bagi Kepala Sekolah Lulusan Diklat BCKS
Buleleng, 1 September 2026 I Disdiktoday
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap rencana Proyek Transformasi Kepemimpinan Sekolah yang disusun oleh 30 Kepala Sekolah Kabupaten Buleleng lulusan Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang diselenggarakan oleh BGTK Provinsi Bali.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–4 September 2026 ini bertujuan memastikan kesiapan implementasi hasil diklat melalui proyek transformasi yang telah dirancang sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Karena proyek masih berada pada tahap perencanaan, Monev difokuskan pada kesesuaian proyek dengan kebutuhan sekolah, kejelasan tujuan dan tahapan, strategi pengimbasan, keterlibatan warga sekolah, potensi dampak, serta rencana tindak lanjut. Pada hari pertama, Kepala Bidang GTK Disdikpora Buleleng, Putu Primasuta, S.Sn., M.Pd., turun langsung melakukan Monev di SMP Negeri 5 Tejakula dan SMP Negeri 6 Tejakula.
SMP Negeri 5 Tejakula mengusung Program INTAN-BATI untuk meningkatkan keterampilan dasar baca, tulis, dan hitung siswa, sedangkan SMP Negeri 6 Tejakula mengembangkan Program NUMERA FLEX berbasis pemanfaatan lingkungan dan digitalisasi kontekstual.
Monev juga dilaksanakan oleh Kasi Kesharlindung dan Pengembangan SDM GTK di SD Negeri 5 Sepang dan SD Negeri 6 Gobleg, serta Tim Seksi Kesharlindung di SD Negeri 3 Pacung.
SD Negeri 5 Sepang mengembangkan LUGAS DIGITAL melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital untuk meningkatkan literasi dan kualitas pembelajaran, SD Negeri 6 Gobleg mengusung Program 15 Menit LISA untuk penguatan literasi dan numerasi, sementara SD Negeri 3 Pacung mengembangkan transformasi supervisi akademik berbasis coaching dan mentoring guna meningkatkan kualitas pembelajaran mendalam di sekolah.
Melalui Monev tersebut, Tim Bidang GTK melakukan telaah dan dialog bersama para Kepala Sekolah sekaligus memberikan masukan dan penguatan sebelum proyek memasuki tahap implementasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab Disdikpora Buleleng sebagai instansi induk 30 Kepala Sekolah peserta Diklat BCKS sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada BGTK Provinsi Bali selaku penyelenggara diklat.
Hasil Monev akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pendampingan lebih lanjut agar hasil Diklat BCKS dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak pada penguatan kepemimpinan sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, dan mutu pendidikan di Kabupaten Buleleng.