Sosialisasi dan Pemanduan Bakat Panjat Tebing 2026, Disdikpora Buleleng Dorong Pembinaan Atlet Muda
Singaraja, 1 September 2026 | Disdiktoday
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Sekretaris Dinas Luh Putu Adi Ariwati, SE., M.Pd. menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi dan Pemanduan Bakat Panjat Tebing 2026 Zona Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat KONI Kabupaten Buleleng, Selasa (1/9).
Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Sekretaris Dinas Adi Ariwati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya Sosialisasi dan Pemanduan Bakat Panjat Tebing 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting sebagai langkah awal dalam menemukan dan menjaring bibit-bibit atlet muda potensial di cabang olahraga panjat tebing.
“Pemanduan bakat ini sangat penting sebagai langkah dini untuk mencari atlet-atlet muda panjat tebing dari berbagai pelosok di seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. Dengan pembinaan yang dilakukan sejak dini, diharapkan dapat melahirkan atlet berprestasi untuk mengharumkan nama Buleleng di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Disdikpora Kabupaten Buleleng, KONI Kabupaten Buleleng, serta Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga dalam membangun ekosistem keolahragaan yang baik, terarah, dan berkelanjutan.
Pemanduan bakat panjat tebing tersebut akan dilaksanakan mulai Agustus hingga Desember 2026 dengan menyasar seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. Sementara itu, kegiatan sosialisasi Zona Tengah melibatkan guru-guru olahraga jenjang sekolah dasar (SD) dari wilayah Kecamatan Buleleng, Sukasada, dan Banjar.
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Buleleng, Dr. H. Wahjoedi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mencari dan menemukan atlet-atlet pemula yang memiliki potensi di cabang olahraga panjat tebing.
Selain melaksanakan pemanduan bakat, FPTI Kabupaten Buleleng juga akan menggelar event khusus yang diperuntukkan bagi atlet-atlet pemula. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman dalam berkompetisi.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, KONI, FPTI, sekolah, dan para guru olahraga, program pemanduan bakat ini diharapkan mampu menjadi fondasi dalam membangun pembinaan atlet panjat tebing secara berjenjang dan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Analis Kebijakan Ahli Muda Subkoordinator Pembibitan dan Prestasi Olahraga Nyoman Omy Anggreni, S.Sos., M.A.P., Sekretaris Umum KONI Kabupaten Buleleng Dr. S.M. Fernanda Iragraha, S.Pd., M.Or., serta jajaran FPTI Kabupaten Buleleng.