Penetapan Calon Peserta Pelatihan PKGSD-MBI Angkatan 1 Melalui Rapat Daring
Singaraja, Senin 23 Februari 2026 l Disdiktoday
Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar – Multibahasa Indonesia (PKGSD-MBI) Angkatan 1, telah dilaksanakan rapat koordinasi secara daring pada Senin, 23 Februari 2026 melalui Google Meet.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang yang menangani GTK SD beserta satu orang operator dari Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangli, Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan, Penghargaan dan Perlindungan Sumber Daya Manusia GTK, Komang Sudarmini, S.Pd., M.Pd. dan Operator Kadek Hendra Adi Kusuma, S. Pd.
Agenda utama rapat adalah penetapan calon peserta Pelatihan PKGSD-MBI Angkatan 1, sekaligus penyampaian hasil placement test PKGSD-MBI sebagai dasar penentuan peserta yang akan mengikuti pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses seleksi peserta berjalan objektif dan sesuai dengan kebutuhan peningkatan kompetensi guru.
Rapat dibuka oleh Ketua Tim Kerja Peningkatan Kompetensi, Bapak Tubuh, yang menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam mendukung peningkatan kualitas guru SD melalui program PKGSD-MBI. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan dari Kasubbag, Bapak Abdi Wismana, yang menyampaikan arahan teknis serta kebijakan pendukung pelaksanaan program. Paparan teknis program kemudian disampaikan oleh PIC Program, Ibu Leni, terkait mekanisme penetapan peserta dan tahapan pelaksanaan pelatihan ke depan. Untuk diketahui, dalam pelatihan ini nantinya 102 guru dari Kab. Buleleng akan ikut sebagai peserta terbagi kedalam 3 kelas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap hasil placement test serta proses penetapan peserta, sehingga pelaksanaan Pelatihan PKGSD-MBI Angkatan 1 dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi guru Sekolah Dasar.