SMP Negeri 4 Singaraja Bangun Budaya Literasi melalui Karya Buku Warga Sekolah
Singaraja, Selasa 18 Agustus 2026 I Disdiktoday
SMP Negeri 4 Singaraja terus mendorong penguatan budaya literasi melalui kegiatan menulis dan penerbitan buku yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada menghasilkan karya, tetapi juga menjadi ruang untuk mendokumentasikan pengalaman, gagasan, kreativitas, serta perjalanan sekolah.
Sejumlah karya seperti 225 Kilometer yang Menguji Hati, Langkah Luhur yang Dinanti, Antologi Puisi, dan Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri menjadi bukti keterlibatan warga sekolah dalam berkarya. Karya-karya tersebut merepresentasikan pengalaman, nilai kehidupan, ekspresi sastra, hingga praktik baik sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang berbudaya dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 4 Singaraja, Dr. Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Pd., saat bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., didampingi Sekretaris Dinas Luh PutuAdi Ariwati, S.E., M.Pd., dan Kasubag Perencanaan Gede Wardana, S.Kom., Selasa (18/8).
Dalam pertemuan tersebut, Kadis Gus Surya, menyampaikan apresiasi atas komitmen SMP Negeri 4 Singaraja dalam melahirkan karya literasi melalui buku.
Menurutnya, penerbitan buku yang melibatkan guru dan siswa merupakan salah satu gebrakan positif dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Kegiatan menulis juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dan guru.
“Apresiasi kepada SMP Negeri 4 Singaraja yang telah menelurkan karya sastra dan tulisan dalam bentuk buku. Semoga karya-karya ini menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lainnya untuk ikut menulis dan menerbitkan buku sebagai langkah nyata membangun budaya membaca dan menulis,” ujar Gus Surya.
Keterlibatan kepala sekolah dan guru bersama siswa menunjukkan bahwa literasi dibangun sebagai budaya bersama, bukan sekadar program yang ditujukan kepada peserta didik. Keteladanan guru dalam membaca dan menulis diharapkan mampu menjadi motivasi bagi siswa untuk semakin aktif menghasilkan karya.
Melalui kegiatan tersebut, SMP Negeri 4 Singaraja tidak hanya membangun siswa sebagai pembaca, tetapi juga menumbuhkan sekolah sebagai komunitas penulis yang mampu menghasilkan, mendokumentasikan, dan mengapresiasi karya warganya.