Dari Sukun hingga Jukut Undis, Lomba Kreasi Pangan Lokal Angkat Potensi Buleleng
Singaraja, Kamis, 20 Agustus 2026 | Disdiktoday
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., menghadiri undangan pembukaan Lomba Kreasi Pangan Lokal Tahun 2026 yang digelar serangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Buleleng Festival 2026, Kamis (20/8).
Lomba Kreasi Pangan Lokal tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, didampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, SH.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra berharap berbagai kreasi yang lahir melalui lomba ini tidak berhenti hanya sebagai produk kompetisi semata. Lebih dari itu, hasil inovasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi produk unggulan Kabupaten Buleleng yang mampu dipasarkan secara lebih luas melalui pelaku UMKM, industri kuliner, sektor pariwisata, hingga pemanfaatan berbagai platform digital.
Melalui lomba ini, berbagai potensi komoditas pangan lokal diharapkan dapat terus digali dan dikembangkan sehingga memiliki nilai tambah serta daya saing yang lebih tinggi. Pengembangan pangan lokal juga diharapkan mampu memperkuat identitas kuliner khas Buleleng sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui lahirnya berbagai produk pangan yang inovatif, kreatif, dan memiliki nilai jual.
Lomba dibagi ke dalam dua kategori. Kategori pertama adalah Kreasi Kuliner Lokal, yang diikuti oleh delapan tim pelaku usaha kuliner se-Kabupaten Buleleng. Para peserta menghadirkan inovasi hidangan utama berbasis kuliner khas Buleleng dengan menggunakan komponen utama sudang lepet dan jukut undis, yang dipadukan dengan pangan lokal sukun sebagai sumber karbohidrat pendamping beras
Sementara itu, kategori kedua yaitu Kreasi Kudapan Pangan Lokal, diikuti oleh sepuluh tim siswa SMA/SMK se-Kabupaten Buleleng. Dalam kategori ini, para peserta ditantang untuk mengembangkan kudapan inovatif berbahan utama sukun dengan tetap memperhatikan aspek nilai gizi, keamanan pangan, kreativitas, serta peluang pengembangan usaha.