(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Matangkan Dokumen Strategis, Disdikpora Kabupaten Buleleng Hadiri FGD Laporan Antara Rencana Induk Pengembangan Pendidikan yang diselenggarakan oleh BRIDA Kabupaten Buleleng.

Admin disdikpora | 02 September 2026 | 10 kali

Matangkan Dokumen Strategis, Disdikpora Kabupaten Buleleng Hadiri FGD Laporan Antara Rencana Induk Pengembangan Pendidikan yang diselenggarakan oleh BRIDA Kabupaten Buleleng.
SINGARAJA, 2 SEPTEMBER 2026 | Disdiktoday
Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Laporan Antara Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pendidikan Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (2/9) bertempat di Ruang Rapat BRIDA Kabupaten Buleleng, Jalan Ngurah Rai No. 72, Singaraja.
Pelaksanaan FGD ini didasarkan pada Surat Undangan Resmi Nomor: B.500.10.30/580/RS/BRIDA/VIII/2026 yang merupakan tindak lanjut dari Surat Tim Pelaksana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Nomor: 1973/UN48.8/PT.01.05/2026 tertanggal 21 Agustus 2026 terkait permohonan bantuan administrasi penyusunan draf.
Pertemuan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP, MM didampingi Assisten 1 Bidang Pendidikan Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP, MAP. Adapun yang menjadi tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk menghimpun masukan, evaluasi, dan penyelarasan data dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk koreksi dan rekomendasi yang diperlukan. Hal ini dilakukan guna menyempurnakan dokumen rencana induk yang akan menjadi acuan strategis arah pembangunan serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Buleleng ke depan.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng hadir secara langsung sebagai mitra sektor utama. Delegasi Disdikpora dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Putu Primasutha, S.Sn., M.Pd. Kepala Bidang Pembinaan SMP (Kabid PSMP), Luh Putu Anggia Dewi, SE. Turut mendampingi dalam diskusi tersebut, Subkor Perencana Disdikpora Buleleng, Gede Wardana, S.Kom., serta Staf Perencana Bagian Inovasi, Teddy Hariawan, S.I.Kom.
Pada sesi pemaran materi terkait Laporan Antara Rencana Induk Pengembangan Pendidikan Kabupaten Buleleng oleh tim Undiksha menekankan penyelarasan arah strategis daerah dengan Visi Indonesia Emas 2045 untuk menjamin pelayanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Berdasarkan analisis empiris, Buleleng dihadapkan pada tantangan krusial seperti masalah Angka Putus Sekolah (ATS), capaian literasi-numerasi yang belum optimal, serta ketimpangan sarana prasarana yang nyata, di mana ruang kelas SD di Kecamatan Sawan baru menyentuh 59% memadai dan ruang praktik SMP di beberapa kecamatan masih nihil. Di sisi ketenagaan, meskipun capaian sertifikasi guru sudah menyentuh 89,74%, daerah ini terancam krisis pendidik akibat gelombang purnabakti sebesar 684 guru dalam empat tahun ke depan serta beban kerja pengawas sekolah yang tidak ideal. Sebagai solusi, rekomendasi strategi SWOT merumuskan langkah taktis berupa pemerataan sarpras antara Buleleng Tengah dengan wilayah Barat/Timur, peningkatan kesejahteraan guru non-PNS atau P3K paruh waktu, perluasan digitalisasi di Busungbiu dan Gerokgak, serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal Bali untuk membentengi moral generasi muda.
Berlanjut pada sesi diskusi, perwakilan Disdikpora Buleleng memberikan berbagai sumbangsih pemikiran, khususnya terkait pemetaan kebutuhan tenaga pendidik, pemanfaatan inovasi teknologi di sekolah, dan sinkronisasi program strategis pendidikan kabupaten buleleng dengan target capaian nasional.
Di sesi akhir Guna mendukung transparansi dan keterbukaan informasi, panitia pelaksana telah mengunggah seluruh materi dan berkas draf laporan antara tersebut pada tautan akses publik resmi BRIDA Kabupaten Buleleng. Forum FGD berjalan dengan interaktif dan diakhiri dengan pencatatan sejumlah rekomendasi krusial untuk tahap finalisasi dokumen