Buka Dialog Pemuda, Wabup Supriatna: Dari Diskusi Lahir Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Singaraja, Kamis 8 Oktober 2026 I Disdiktoday
Serangkaian menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng menggelar Dialog Pemuda di Gedung Unit IV Setda Kabupaten Buleleng, Kamis (8/10).
Kegiatan mengusung tema “Memaknai Sumpah Pemuda melalui Pendidikan dan Aksi Nyata Generasi Muda”.Dialog ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertukar informasi, menyampaikan gagasan, serta membahas berbagai persoalan dan kontribusi pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.
Hadir Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., didampingi Analis Kebijakan Ahli Muda Subkor Pemuda, Trisnayanti.
Dalam laporannya, Kadis Gus Surya menyampaikan bahwa Dialog Pemuda Tahun 2026 diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta siswa SMA/SMK se-Kabupaten Buleleng.
Dialog Pemuda tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, S.H. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Supriatna berpesan kepada para pemuda agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai wadah untuk berbagi informasi, menyampaikan saran dan kritik yang konstruktif, serta memberikan gagasan demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Buleleng.
“Melalui dialog ini, saya berharap para pemuda dapat aktif menyampaikan ide, saran dan kritik yang membangun, sehingga dapat menjadi bagian dalam mendukung kemajuan pembangunan Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
Dialog Pemuda menghadirkan dua narasumber, yakni Putu Gede Parma, S.ST., selaku Ketua KNPI Kabupaten Buleleng, serta I Ketut Wiryadana, Ketua Banyumilir Manik Segara sekaligus Pemuda Pelopor Nasional Tahun 2013.
Para narasumber memberikan pemaparan mengenai peran dan kontribusi generasi muda dalam pembangunan, khususnya melalui pendidikan, organisasi, kreativitas, serta aksi nyata di tengah masyarakat.
Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan para peserta. Sesi tersebut menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan pelajar untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta gagasan terkait peran strategis pemuda dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Buleleng.
Melalui Dialog Pemuda ini, Disdikpora Kabupaten Buleleng berharap semangat Sumpah Pemuda tidak hanya dimaknai sebagai momentum seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui pendidikan dan aksi nyata generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.