(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Penguatan Literasi dan Numerasi, Kadisdikpora Buleleng Tekankan Pentingnya Guru Terus Belajar

Admin disdikpora | 23 Juni 2026 | 287 kali

Penguatan Literasi dan Numerasi, Kadisdikpora Buleleng Tekankan Pentingnya Guru Terus Belajar



Singaraja, Selasa 23 Juni 2026 | Disdiktoday


Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah, seluruh guru SMP Negeri 2 Singaraja mengikuti Workshop Penguatan Kompetensi Guru dalam Mengintegrasikan Literasi dan Numerasi pada Pembelajaran yang resmi dibuka pada Selasa (23/6). Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 23 hingga 26 Juni 2026.



Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng, Dr. I Made Sedana, M.Pd., Kepala SMP Negeri 2 Singaraja, I Gede Someada, S.Pd., M.Pd., serta seluruh guru SMP Negeri 2 Singaraja.


Dalam sambutannya, Kadis Gus Surya menyampaikan apresiasi kepada SMP Negeri 2 Singaraja yang secara berkelanjutan menyelenggarakan berbagai workshop dan kegiatan pengembangan profesional bagi guru sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik.


Menurutnya, literasi dan numerasi merupakan fondasi utama dalam seluruh proses pembelajaran, sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab guru Bahasa Indonesia maupun Matematika semata, melainkan seluruh guru dari berbagai mata pelajaran.


“Semua guru yang mengajar mata pelajaran apa pun pada dasarnya memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan literasi dan numerasi peserta didik. Literasi dan numerasi bukan hanya milik mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, tetapi menjadi dasar dalam setiap proses pembelajaran,” ujar Gus Surya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh guru memiliki tanggung jawab bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.


Gus Surya juga mengingatkan pentingnya budaya belajar bagi seorang pendidik. Menurutnya, guru harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik.


“Sangat relevan bagi bapak dan ibu guru untuk memegang prinsip pantang mengajar sebelum belajar. Guru harus terus belajar agar mampu memberikan pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” tegasnya.


Melalui workshop ini, para peserta mendapatkan ruang untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperkaya wawasan terkait strategi penguatan literasi dan numerasi dalam pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menghilangkan ego sektoral antarbidang studi sehingga tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.