Alami Kendala Kesehatan, Disdikpora Buleleng Pastikan Siswa Tetap Mendapat Layanan Pendidikan
Sawan, Senin 31 Agustus 2026 | Disdiktoday
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng melakukan kunjungan ke rumah salah seorang siswa SMP di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Senin (31/8). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus pemantauan terhadap kondisi siswa yang mengalami kendala kesehatan sehingga belum dapat mengikuti proses belajar mengajar secara luring.
Siswa tersebut adalah I Komang Widi Semara Jaya, siswa kelas VII A. Mewakili Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, kunjungan dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Luh Putu Anggia Dewi, SE., didampingi Kasi Kuserdik SMP I Nyoman Yasa, S.Pd., M.M., serta kepala sekolah, guru BK, dan wali kelas.
Berdasarkan informasi dari pihak sekolah, Widi Semara Jaya mengalami keluhan sakit pada bagian punggung, terutama ketika duduk dalam waktu lama di kelas. Kondisi tersebut telah dirasakan sekitar dua bulan terakhir dan menyebabkan yang bersangkutan belum dapat mengikuti pembelajaran secara tatap muka.
Dalam kunjungan langsung ke kediaman siswa, orang tua, Kadek Merta Sanjaya, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga di SD Negeri 1 Bungkulan, menyampaikan bahwa kondisi kesehatan anaknya telah mengalami kendala sejak duduk di kelas II SD. Sejak saat itu, Widi mengalami kesulitan berjalan dan harus diantar ke sekolah. Memasuki jenjang SMP, kondisi kesehatannya disebut semakin menurun.
Dari hasil pemantauan langsung, Disdikpora bersama pihak sekolah melihat bahwa siswa masih membutuhkan bantuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dalam beraktivitas, Widi menggunakan kursi roda dan memerlukan pengikat pada bagian tubuh agar dapat duduk dengan posisi tegak.
Selain itu, pemeriksaan dan pengobatan kesehatan belum dilanjutkan secara optimal. Saat ini, siswa juga tidak sedang mengonsumsi obat. Kondisi tersebut turut menjadi pertimbangan karena siswa belum mampu mengikuti proses pembelajaran secara luring dalam waktu yang cukup lama.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Disdikpora Kabupaten Buleleng memberikan sejumlah arahan kepada keluarga dan pihak sekolah. Untuk sementara, siswa disarankan mengikuti proses pembelajaran secara daring dengan tetap berkoordinasi secara intensif bersama guru dan kepala sekolah, sehingga hak siswa untuk memperoleh layanan pendidikan tetap terpenuhi.
Disdikpora juga mendorong keluarga agar melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, diawali dengan melaporkan kondisi kepada puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan rujukan apabila diperlukan.
Sementara itu, kepada pihak sekolah, Disdikpora meminta agar pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap diberikan kepada siswa tersebut sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Disdikpora Kabupaten Buleleng bersama pihak sekolah juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan alat tulis kantor (ATK) kepada siswa dan keluarganya. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan dan meringankan kebutuhan keluarga, sekaligus menjadi wujud kepedulian dunia pendidikan terhadap peserta didik yang menghadapi kendala dalam mengikuti pembelajaran.