Revitalisasi Bahasa Bali, Kadisdikpora Buleleng Ajak Guru Ciptakan Pembelajaran yang Menarik
Admin disdikpora | 11 Juli 2026 | 259 kali
Revitalisasi Bahasa Bali, Kadisdikpora Buleleng Ajak Guru Ciptakan Pembelajaran yang Menarik
Singaraja, Jumat 10 Juli 2026 | Disdiktoday
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., menghadiri Workshop Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah bagi Guru Bahasa Bali SMP se-Kabupaten Buleleng yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Bali SMP Kabupaten Buleleng di SMP Negeri 1 Singaraja.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Juli 2026 ini diikuti oleh guru Bahasa Bali jenjang SMP dari seluruh Kabupaten Buleleng sebagai upaya memperkuat kompetensi pendidik dalam melestarikan bahasa daerah melalui proses pembelajaran di sekolah.
Dalam sambutannya,Kadis Gus Surya menyampaikan apresiasi kepada MGMP Bahasa Bali SMP Kabupaten Buleleng atas komitmennya dalam mendukung revitalisasi Bahasa Bali.
Menurutnya, pelestarian Bahasa Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama dalam menjaga identitas, budaya, dan kearifan lokal. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang mampu menumbuhkan rasa bangga dan cinta peserta didik terhadap Bahasa Bali sehingga mereka terdorong untuk menggunakannya, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Kadis Gus Surya berharap MGMP Bahasa Bali SMP Kabupaten Buleleng dapat merancang program unggulan terkait muatan lokal Bahasa Bali di tingkat kabupaten, khususnya yang dapat disinergikan dengan pelaksanaan Bulan Bahasa Bali.
Program tersebut diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk lebih mengenal, mencintai, sekaligus mengimplementasikan Bahasa Bali dalam berbagai aktivitas.
Selain itu, ia juga mendorong para guru untuk terus mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga proses belajar menjadi lebih kreatif, inovatif, dan menarik, serta mampu meningkatkan minat generasi muda dalam mempelajari dan melestarikan Bahasa Bali.