(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Disdikpora Buleleng Hadiri Pembukaan FIKSI 2026

Admin disdikpora | 13 Oktober 2026 | 8 kali

Disdikpora Buleleng Hadiri Pembukaan FIKSI 2026
Singaraja, Selasa, 13 Oktober 2026 | Disdiktoday
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., menghadiri pembukaan Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Selasa (13/10/).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini berlangsung pada 13–27 Oktober 2026 sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan potensi kewirausahaan.
FIKSI 2026 secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, Ph.D. Dalam sambutannya, Suharti menyampaikan kebanggaannya atas tingginya partisipasi siswi yang mencapai hampir dua pertiga dari keseluruhan peserta. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam dunia kewirausahaan memiliki peran penting dalam memperluas partisipasi ekonomi sekaligus mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.
Sementara itu, Kepala Puspresnas, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, berharap festival ini dapat membuka akses bagi para peserta untuk mempromosikan dan mengembangkan produk secara berkelanjutan. Para juara juga berpeluang mendaftar Beasiswa Talenta Indonesia melalui kerja sama Puspresnas dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sesuai persyaratan dan mekanisme yang berlaku.
Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., mengapresiasi kepercayaan Puspresnas yang menunjuk Undiksha sebagai tuan rumah FIKSI 2026. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan prestasi siswa, Undiksha memberikan kesempatan kepada peraih juara I, II, dan III pada seluruh kategori untuk diterima langsung sebagai mahasiswa tanpa tes, kecuali pada program studi di Fakultas Kedokteran.
FIKSI 2026 diikuti oleh 110 tim dari 86 sekolah di Indonesia serta satu sekolah dari Malaysia. Para peserta berkompetisi dalam 11 bidang kewirausahaan, mulai dari agribisnis, agroteknologi dan kemaritiman, kesehatan, kecantikan dan perawatan diri, kewirausahaan sosial, wisata dan budaya, teknologi digital, bisnis kuliner, fesyen, game digital, kriya, video, animasi dan film, hingga seni rupa dan desain.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, serta mampu menciptakan peluang usaha dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia.