Semarak HAORNAS 2026, Ratusan Pelajar SD Buleleng Ikuti Lomba Olahraga Tradisional
Singaraja, Jumat 11 September 2026 | Disdiktoday
Semarak peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026 di Kabupaten Buleleng diisi dengan kegiatan Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan berbagai permainan olahraga tradisional kepada generasi muda.
Kegiatan tersebut merupakan inisiasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng serta Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Buleleng.
Sebanyak 30 SD se-Kabupaten Buleleng ambil bagian dalam kegiatan ini dengan total sekitar 900 peserta. Para pelajar tampak antusias mengikuti setiap perlombaan yang mengedepankan nilai kebersamaan, kekompakan, sportivitas, disiplin, serta semangat gotong royong.
Empat jenis olahraga tradisional diperlombakan, yakni hadang, tarik tambang, lari balok, dan terompah panjang. Setiap cabang tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga membutuhkan strategi, konsentrasi, serta kerja sama antarpeserta untuk mencapai hasil terbaik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bhatara, S.Pd., M.A.P., dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, S.H.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyampaikan bahwa olahraga tradisional memiliki nilai yang jauh lebih luas daripada sekadar aktivitas fisik. Menurutnya, permainan tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya masyarakat yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi salah satu langkah untuk menghidupkan kembali permainan tradisional di kalangan anak-anak. Selain memberikan ruang bagi pelajar untuk beraktivitas secara fisik, olahraga tradisional juga dapat menjadi sarana edukasi dalam membentuk karakter.
Penyelenggaraan lomba ini diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga tradisional sekaligus memastikan berbagai permainan warisan budaya tersebut tidak tergerus perkembangan zaman.
Momentum HAORNAS 2026 ini pun menjadi kesempatan untuk menanamkan kecintaan terhadap olahraga sekaligus budaya lokal sejak usia dini, sehingga olahraga tradisional tetap hidup, berkembang, dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.