Sinergi Lintas Sektoral, Disdikpora Buleleng Hadiri Konsolidasi Daerah BPMP Provinsi Bali
Denpasar, Kamis 26 Februari 2026 | Disdiktoday
Dalam upaya memperkuat tata kelola pendidikan yang integratif, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng menghadiri agenda Konsolidasi Daerah yang diselenggarakan oleh BPMP Provinsi Bali di Hotel Platinum. Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Februari 2026.
Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., hadir langsung dengan didampingi oleh Sekretaris Dinas, Kabid PAUD PNF, Kasi Kuserdik SD, hingga Koordinator Pengawas Sekolah (Korwas). Kehadiran tim ini juga diperkuat dengan kolaborasi bersama perwakilan Bappeda dan BPKAD Kabupaten Buleleng, yang menunjukkan komitmen penuh dalam menyinkronkan perencanaan, baik dari sisi esensi program, tata kelola, maupun dukungan anggaran.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si Dalam arahannya, dirinya menegaskan bahwa setiap regulasi pusat harus diterjemahkan secara presisi melalui perencanaan dan evaluasi yang ketat. Fokus utamanya bukan sekadar mencapai target administratif (output), melainkan menciptakan dampak nyata (outcome) yang berdaya saing bagi kemajuan pendidikan.
Selama pertemuan berlangsung, dilakukan penyelarasan berbagai program kebijakan pusat yang harus diimplementasikan di daerah. Konsolidasi lintas sektoral ini menjadi kunci untuk memastikan bahwa arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Buleleng tetap linier dengan visi nasional demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Adapun program kebijakan pusat yang mesti ditindaklanjuti oleh daerah, meliputi: Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP), Revitalisasi Sekolah, Digitalisasi Pembelajaran, Standar Pelayanan Minimal (SPM), Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Gerakan 7 KAIH, tes kemampuan akademik (TKA), Makan Bergizi Gratis (MBG), Pembelajaran Mendalam dan Koding, Kecerdasan Artifisial, Wajar 13 Tahun, Sekolah Aman dan Nyaman.
Dalam sesi diskusi, Kadis Gus Surya berkesempatan menyampaikan best practice terkait pelaksanaan program MBG di Kabupaten Buleleng. Beliau menjelaskan bahwa koordinasi intens antara Badan Gizi Nasional (BGN), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan Disdikpora telah terjalin dengan sangat baik.
Disdikpora Buleleng juga telah melakukan mitigasi risiko untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan di sekolah. Saat ini, pemetaan data sasaran sekolah penerima manfaat maupun sekolah yang belum menerima MBG telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak BGN untuk ditindaklanjuti. Kolaborasi seluruh pihak menjadi syarat mutlak dalam menyukseskan program nasional ini di Bumi Panji Sakti.