(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

BANJAR FESTIVAL 2026 RESMI DIBUKA, WUJUD PELESTARIAN BUDAYA DAN PENGUATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT

Admin disdikpora | 12 Juni 2026 | 244 kali

BANJAR FESTIVAL 2026 RESMI DIBUKA, WUJUD PELESTARIAN BUDAYA DAN PENGUATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT
Banjar, 12 Juni 2026 | DISDIK TODAY
Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. secara resmi membuka Banjar Festival 2026 pada Jumat malam (12/6) di Lapangan Umum Kecamatan Banjar. Mengusung tema “Jatisadu Darmabudi”, festival ini menjadi ruang ekspresi seni budaya, penguatan tradisi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat yang akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 12 hingga 14 Juni 2026.
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan suguhan pentas seni budaya yang memadukan unsur tradisi dan modernitas. Berbagai atraksi kesenian gong kebyar, tari pertunjukan musik, pameran UMKM, kuliner khas daerah, serta ragam aktivitas budaya dan tradisi masyarakat mewarnai pelaksanaan festival yang menjadi salah satu agenda unggulan di Kecamatan Banjar.
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Banjar dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Festival ini diharapkan menjadi media pelestarian budaya sekaligus sarana membangun kreativitas, kebersamaan, dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai perangkat daerah. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng hadir secara langsung untuk memberikan dukungan serta menyaksikan pelaksanaan festival yang menjadi festival pamungkas dari rangkaian kegiatan sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng.
Kehadiran Disdikpora Buleleng merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan karakter generasi muda melalui seni, budaya, dan kreativitas. Festival seperti ini menjadi wahana edukasi yang memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan leluhur.
Banjar Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, UMKM, komunitas budaya, dan masyarakat dalam mewujudkan Buleleng yang maju dengan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya Bali