(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

JOSS Buleleng Resmi Diluncurkan, Perluas Akses Informasi dan Layanan Pendidikan Kesetaraan

Admin disdikpora | 09 September 2026 | 4 kali

JOSS Buleleng Resmi Diluncurkan, Perluas Akses Informasi dan Layanan Pendidikan Kesetaraan


Singaraja, Kamis 9 September 2026 | Disdiktoday

Upaya memperluas akses informasi dan layanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Buleleng memasuki babak baru. Jaringan Operasional Sekolah Kesetaraan (JOSS) Buleleng resmi diluncurkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P.


JOSS Buleleng hadir sebagai inovasi layanan digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus mengakses layanan pendidikan kesetaraan secara lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.


Kepala Disdikpora Buleleng, Gus Surya, menyampaikan bahwa kehadiran JOSS Buleleng menjadi langkah strategis di tengah masih tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Buleleng yang mencapai 8.025 anak di sembilan kecamatan.Melalui JOSS Buleleng, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, sekaligus melakukan proses pendaftaran secara daring.


“JOSS Buleleng juga menjadi pendukung SPATSIKU (Sistem Penanganan Anak Tidak Sekolah Inklusi) sebagai bagian dari inovasi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional XX Tahun 2026 Provinsi Bali,” ujarnya.


JOSS Buleleng diharapkan menjadi satu pintu layanan informasi pendidikan kesetaraan, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam menemukan informasi mengenai pilihan serta akses pendidikan yang tersedia.


Lebih lanjut, JOSS Buleleng merupakan inovasi dari Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Komang Sudarsana, S.Pd., M.Pd., sebagai salah satu implementasi aksi perubahan dalam program Pelatihan Kepemimpinan Administrator.Inovasi tersebut sekaligus memperkuat keberadaan layanan pendidikan nonformal melalui 1 SPNF SKB dan 14 PKBM yang tersebar di Kabupaten Buleleng. Keberadaan layanan ini diharapkan mampu meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) pendidikan kesetaraan serta secara bertahap menekan angka Anak Tidak Sekolah.


Peluncuran JOSS Buleleng menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif, adil, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.


Kegiatan peluncuran dan sosialisasi JOSS Buleleng turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, baik secara luring maupun daring.Peserta yang hadir secara luring di Aula Disdikpora Kabupaten Buleleng meliputi Kasi Kuserdik PAUD dan PNF Eka Titi Suryani, SP., M.Pd., Koordinator Pengawas, Penilik, Ketua K3S SD, Ketua MKKS, Ketua Forum PKBM, Kepala SPNF SKB, Ketua PKBM se-Kabupaten Buleleng beserta Operator Dapodik, serta Tim Efektif JOSS Buleleng.


Sementara itu, peserta yang mengikuti kegiatan secara daring di antaranya Kepala Dinas Kominfosanti, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Disdukcapil, Camat se-Kabupaten Buleleng, Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa dan Lurah, Korwil Disdikpora Kecamatan, serta Operator ATS Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Buleleng.


Dengan diluncurkannya JOSS Buleleng, akses informasi pendidikan kesetaraan kini semakin dekat dan mudah bagi masyarakat. Layanan JOSS Buleleng dapat diakses melalui laman jossbuleleng.com.JOSS Buleleng satu pintu, membuka jalan kembali menuju pendidikan.