(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

FGD Pendidikan : Transformasi Teknologi Harus Diimbangi Inovasi Guru

Admin disdikpora | 27 Juli 2026 | 215 kali

FGD Pendidikan : Transformasi Teknologi Harus Diimbangi Inovasi Guru



Singaraja, Senin 27 Juli 2026 | DISDIKTODAY


Kepala sekolah, guru, dan komite sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Buleleng mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pengembangan Pendidikan Era Digitalisasi yang diselenggarakan di Aula Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Senin (27/7).


Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi mengenai peran digitalisasi dalam pengembangan pendidikan di era modern.


Dalam paparannya, Kadis Gus Surya menegaskan bahwa dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, transformasi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan sehingga pendidikan tidak boleh tertinggal dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.


 “Pendidikan tidak boleh tertinggal satu langkah pun dari perubahan zaman. Guru harus mampu menghadapi perkembangan tersebut, sehingga cara mengajar juga harus berevolusi sesuai kebutuhan peserta didik saat ini,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa pendidikan yang berkualitas harus diwujudkan melalui proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Setiap proses pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakteristik, kondisi, dan kemampuan masing-masing siswa agar potensi mereka dapat berkembang secara optimal.


Menurutnya, digitalisasi bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, tetapi juga bagaimana guru mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai karakter.


Sebelumnya, kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Undiksha Singaraja, Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengulas pesatnya perkembangan Artificial Intelligence(AI) yang kini memberikan dampak besar terhadap dunia pendidikan.


Menurutnya, AI dan digitalisasi merupakan peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun demikian, teknologi tidak akan mampu menggantikan peran guru sebagai pendidik yang membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta membimbing peserta didik menjadi pribadi yang berintegritas.


FGD juga menghadirkan narasumber Prof. Dr. Kadek Suranata, S.Pd., M.Pd., Kons. yang membawakan materi bertajuk “Krisis Tersembunyi Era Digital: Menyelamatkan Generasi dari Learning Loss dan Brainrot, Paradigma Neurosains untuk Pendidikan di Era Digital.” Materi tersebut mengupas tantangan perkembangan teknologi terhadap kemampuan belajar peserta didik sekaligus menawarkan pendekatan neurosains sebagai solusi dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., jajaran civitas akademika FHIS Undiksha Singaraja, serta para kepala sekolah, guru, dan komite sekolah dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng.


Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana dalam dunia pendidikan. Selain itu, FGD ini menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas para pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan tetap menempatkan guru sebagai sosok utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa di era digital.