(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Disdikpora Kabupaten Buleleng Hadiri Rapat Penyampaian Hasil Evaluasi IID 2026: Skor Inovasi Daerah Melesat, Kuncinya Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Admin disdikpora | 22 September 2026 | 16 kali

Disdikpora Kabupaten Buleleng Hadiri Rapat Penyampaian Hasil Evaluasi IID 2026: Skor Inovasi Daerah Melesat, Kuncinya Berdampak Nyata bagi Masyarakat
SINGARAJA, 22 September 2026 | Disdiktoday
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng menghadiri Rapat Evaluasi Hasil Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 dan Strategi Pengembangan Inovasi Tahun 2027. Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng berlangsung di Ruang Rapat BRIDA pada Selasa (22/9), dengan dihadiri oleh perwakilan OPD lingkup Pemkab Buleleng dan seluruh Camat se-Kabupaten Buleleng. Dalam kesempatan kali ini, Disdikpora Buleleng diwakili secara langsung oleh Staf Perencanaan, Teddy Hariawan, S.I.Kom.
Kegiatan rapat dibuka secara resmi oleh Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., MM. Dalam sambutan pembukaannya, Kepala BRIDA menekankan bahwa fokus pengembangan inovasi ke depan bukan sekadar pemenuhan dokumen administrasi pelaporan semata. _"Setiap inovasi yang lahir dan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng wajib memberikan dampak yang nyata, terukur, dan positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat luas,"_ tegas Ketut Suwarmawan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mendalam mengenai Hasil Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 dan Strategi Inovasi 2027 yang disampaikan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda BRIDA Kabupaten Buleleng, I Putu Adhy Wicaksana Indra Saputra, S.Kom, M.Kom. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa dinamika kinerja inovasi Kabupaten Buleleng menunjukkan tren positif yang sangat signifikan berdasarkan data pelaporan mandiri (self-assessment) pada sistem IID Kementerian Dalam Negeri, diantaranya diejlaskan Kabupaten Buleleng berhasil mencatatkan skor sebesar 69,91 pada tahun 2026. Capaian ini mengalami kenaikan sebesar 6,95 poin dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka 62,96 melampaui ambang batas _(passing grade)_ minimal tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 65,01. Hingga berakhirnya masa penginputan, total inovasi Pemda Buleleng yang terdata sebanyak 43 inovasi. Secara akumulatif, grafik perkembangan menunjukkan gairah inovasi yang tinggi dengan 90 inovasi dari Perangkat Daerah dan 43 inovasi dari klaster Masyarakat.
Keberhasilan peningkatan indeks ini menjadi modal penting bagi Kabupaten Buleleng untuk terus mengamankan predikat sebagai daerah *"Sangat Inovatif"* Predikat ini membuka peluang strategis dalam perolehan alokasi Dana Insentif Fiskal (DIF) dari APBN guna menstimulus pembangunan daerah.
Guna mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut, Pemkab Buleleng melalui BRIDA merumuskan 6 pilar strategi utama untuk tahun 2027. Langkah ini diambil sekaligus untuk membenahi beberapa indikator evidence yang dinilai belum optimal pada pelaporan tahun ini diantaranya : Memperkuat regulasi lokal dan tata kelola yang transparan, Menguatkan kapasitas SDM aparatur dan membangun jejaring kemitraan inklusif, Mengarahkan riset terapan yang adaptif sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan riil daerah, Akselerasi adopsi teknologi informasi menuju sistem layanan publik terintegrasi, Optimalisasi skema anggaran serta pemberian reward bagi para inovator daerah dan evaluasi berkala dan mereplikasi inovasi sukses ke seluruh OPD.
Partisipasi aktif Disdikpora Kabupaten Buleleng dalam forum ini menegaskan adanya dukungan pada sektor pendidikan untuk terus berbenah dan melahirkan terobosan-terobosan kreatif, khususnya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih mudah, efisien, dan inklusif di Bumi Panji Sakti