Peluncuran Aplikasi SIMANJA PKK dan Penyerahan 20 Sertifikat HKI
Singaraja, Kamis 20 Agustus 2026 | Disdiktoday
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., menghadiri peluncuran aplikasi SIMANJA PKK (Sistem Informasi Mandala Ambararaja Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) yang berlangsung di Areal Buleleng Digital Expo (BDE), RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis (20/8).
Aplikasi SIMANJA PKK secara resmi diluncurkan oleh Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, SH. dan Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan 20 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, selaku inisiator inovasi SIMANJA PKK, menyampaikan bahwa aplikasi tersebut hadir sebagai transformasi dalam pengelolaan data dan administrasi PKK. SIMANJA PKK menggantikan pencatatan manual dasawisma dengan sistem basis data digital yang terpusat dan dapat diperbarui secara real-time. Selain itu, aplikasi ini menjadi wadah pelaporan yang lebih terstruktur bagi Pokja I hingga Pokja IV.
“SIMANJA PKK merupakan platform digital yang dirancang untuk mengelola, mencatat, dan mengintegrasikan seluruh data kegiatan serta administrasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dari tingkat dusun sampai ke tingkat kabupaten,” ujarnya.
Sebelum diluncurkan secara resmi, aplikasi SIMANJA PKK telah melalui tahap uji coba di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, serta Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu. Uji coba tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan aplikasi dapat diterapkan secara efektif dalam mendukung pendataan dan pelaporan kegiatan PKK di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng.
Melalui penerapan SIMANJA PKK, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng diharapkan dapat melakukan pendataan secara lebih mudah, cepat, dan akurat melalui kader dasawisma. Dengan demikian, ketersediaan data yang valid, terintegrasi, dan dapat diperbarui secara berkala dapat terwujud sebagai dasar dalam mendukung perencanaan serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
Digitalisasi melalui SIMANJA PKK juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi PKK sekaligus memperkuat koordinasi antara kader, desa/kelurahan, kecamatan hingga tingkat kabupaten.
Peluncuran aplikasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong transformasi digital di Kabupaten Buleleng, khususnya dalam mendukung tata kelola data Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.