Disdikpora Buleleng Ikuti Rakor Transformasi Pendidikan Dasar 2026
Singaraja, Kamis 26 Februari 2026 l Disdiktoday
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng yang dalam hal ini diwakili Kabid GTK Putu Primasuta, S. Sn., M. Pd., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Direktorat Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Kegiatan ini digelar Kemendikdasmen Direktorat Sekolah Dasar dari tanggal 24–27 Februari 2026 bertempat di Grand Mercure Jakarta dengan tujuan
untuk menyelaraskan kebijakan pendidikan dasar di seluruh penjuru Indonesia.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gogot Suharwoto selaku Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Fokus pembahasan Rakor mencakup empat pilar. Pertama, penguatan infrastruktur dan sarana prasarana termasuk revitalisasi satuan pendidikan. Kedua, pengembangan kurikulum pembelajaran dan sistem penilaian. Ketiga, pendidikan karakter melalui penguatan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Keempat, peningkatan kualitas sumber daya manusia di satuan pendidikan.
Rakor diikuti oleh 451 Kepala Bidang SD di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia dan 22 Penanggung Jawab Kegiatan SD dari Balai Besar/Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, serta lima mitra. Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti pemaparan materi dari seluruh tim kerja Direktorat SD, meliputi Tim Kerja Sarana dan Prasarana, Pembelajaran dan Penilaian, Peserta Didik, Kesetaraan dan Wajar 13 Tahun, serta Tata Usaha. Materi yang dipaparkan mencakup program revitalisasi, manajemen berbasis sekolah, digitalisasi pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi, program wajib belajar 13 tahun, penanganan anak tidak sekolah, hingga penguatan tata kelola dan perencanaan anggaran.
Selain itu, dilakukan sosialisasi penguatan media sosial Direktorat SD dan Survei Kepuasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) dengan tema ‘Layanan Bersahabat: Transformasi Mutu dan Integritas 2026’. Komitmen layanan bersih, santun, dan bebas gratifikasi ditekankan sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas dan integritas kelembagaan.
Kegiatan juga akan diisi dengan diskusi kelompok dan pleno pada hari terakhir. Dalam acara ini Dinas Pendidikan dan BB/BPMP menyampaikan paparan terkait kondisi daerah, tantangan implementasi, serta usulan penguatan kebijakan. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesepahaman komitmen bersama, serta langkah tindak lanjut yang terukur guna mendukung peningkatan mutu pendidikan SD secara merata di seluruh Indonesia.