(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Matangkan Persiapan SPMB 2026, Disdikpora Buleleng Ikuti Kegiatan Penguatan Perencanaan di BPMP Provinsi Bali

Admin disdikpora | 13 Februari 2026 | 287 kali

Matangkan Persiapan SPMB 2026, Disdikpora Buleleng Ikuti Kegiatan Penguatan Perencanaan di BPMP Provinsi Bali


Denpasar, Kamis 12 Februari 2026 | DISDIKTODAY

Dalam rangka menjamin kelancaran penerimaan peserta didik baru yang transparan dan akuntabel, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan Penguatan Perencanaan Sosialisasi dan Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Bali Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (10/2) hingga Kamis (12/2), bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali.


Disdikpora Buleleng yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas, Luh Putu Adi Ariwati, S.E., M.Pd., didampingi Kabid Pembinaan SMP, Luh Putu Anggia Dewi, S.E., serta melibatkan unsur Korwas, Pengawas SMP, Operator Dapodik, dan Operator SPMB hadir dalam kegiatan tersebut.


Kegiatan dibuka oleh Pejabat Pembuat Komitmen BPMP Provinsi Bali mewakili Kepala BPMP. Pada hari pertama, agenda difokuskan pada penyampaian kebijakan SPMB Tahun 2026, refleksi pelaksanaan tahun sebelumnya, serta mitigasi risiko.


Sesuai dengan Peraturan Menteri No. 3 Tahun 2025, SPMB tahun ini tetap menggunakan empat jalur utama diantaranya Zonasi (Domisili), Afirmasi, Prestasi dan Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali (Mutasi).


Selain kuota jalur, dibahas pula persyaratan umum seperti batas usia dan kelulusan jenjang sebelumnya. Penekanan khusus diberikan pada penghapusan sistem double shift (sekolah pagi-siang) yang ditargetkan tuntas dalam tiga tahun ke depan.


Pada hari kedua, tim Disdikpora Buleleng melakukan verifikasi dan validasi daya tampung sekolah yang didampingi oleh Widyaprada Ahli Pertama BPMP, I Made Dwi Prasetya Adi Putera, S.Si. Agenda dilanjutkan dengan reviu serta penyempurnaan Petunjuk Teknis (Juknis) agar selaras dengan kondisi di lapangan namun tetap patuh pada regulasi pusat.

Memasuki hari terakhir, Kamis (12/2), Sekretaris Disdikpora Buleleng, Luh Putu Adi Ariwati, memaparkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Tahun 2026 yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pasca-SPMB.


Dalam laporan penutupan yang disampaikan oleh penanggung jawab kegiatan, Ni Made Oktori, ditegaskan bahwa regulasi SPMB tingkat kabupaten diharapkan rampung pada akhir Februari atau maksimal awal Maret 2026, yang diikuti dengan Deklarasi SPMB.


Kepala BPMP Provinsi Bali, I Made Alit Dwitama, S.T., M.Pd. menutup kegiatan dengan pesan krusial bagi seluruh Kabupaten/Kota.Dirinya menekankan akurasi perhitungan daya tampung, jumlah rombongan belajar (rombel), dan jumlah siswa per rombel guna menghindari adanya siswa yang tidak tertampung.


"Sosialisasi kepada masyarakat dan satuan pendidikan harus dilakukan secara masif. Kepala sekolah wajib memahami Juknis di masing-masing wilayah, terutama terkait kebijakan penguncian daya tampung di Dapodik," tegas Made Alit Dwitama.


Tim SPMB Provinsi Bali menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi pemerintah daerah agar pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan kondusif