Ratusan Anak TK Semarakkan Parade Olahraga Tradisional Bulfest 2026
Singaraja, Rabu 18 Agustus 2026 | Disdiktoday
Ratusan anak Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Kota Singaraja dengan penuh semangat mengikuti kegiatan Senam dan Parade Olahraga Tradisional serangkaian Buleleng Festival (Bulfest) 2026, yang berlangsung di Buleleng Digital Expo Area, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (19/8) pagi.
Kegiatan diawali dengan senam Anak Indonesia Hebat dan SKJ 88 yang diikuti dengan penuh keceriaan oleh anak-anak. Dengan gerakan yang energik dan suasana yang meriah, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak-anak untuk membangun kebiasaan hidup aktif dan sehat sejak usia dini.
Kemeriahan berlanjut melalui Parade Lomba Olahraga Tradisional jenjang TK yang menghadirkan sejumlah permainan tradisional, di antaranya Ular Naga, Meong-Meong, dan Juru Pencar. Beragam permainan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai edukasi yang mendorong anak untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, mengikuti aturan, serta membangun rasa percaya diri.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., yang hadir dan menyaksikan langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anak-anak TK yang telah berpartisipasi.
“Terima kasih kepada anak-anak TK, para orang tua, dan para guru yang telah mengantar serta mendampingi anak-anak kita untuk mengikuti kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Kadis yang akrab disapa Gus Surya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan Undiksha atas kolaborasi dan pelaksanaan parade olahraga tradisional sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng berkolaborasi dengan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Undiksha. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan sekaligus melestarikan berbagai permainan tradisional kepada anak-anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Buleleng tidak hanya tumbuh sehat dan aktif, tetapi juga semakin mengenal, mencintai, dan ikut menjaga keberadaan permainan tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.