(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Sekretaris Dinas Adi Ariwati Jadi Pembicara dalam FGD LSM KoMPaK

Admin disdikpora | 29 April 2026 | 250 kali

Sekretaris Dinas Adi Ariwati Jadi Pembicara dalam FGD LSM KoMPaK
Singaraja, Rabu 29 April 2026 I Disdikroday
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam memperkuat identitas Singaraja sebagai barometer pendidikan di Bali. Hal ini terungkap dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Masyarakat untuk Penegakan Hukum dan Keadilan (KoMPaK) bekerja sama dengan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Rabu (29/4).
Kegiatan yang diselenggarakan di Kampus IAHN Mpu Kuturan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Diskusi ini mengusung tema sentral “Mendorong Partisipasi Masyarakat Dalam Memperkuat Identitas Kota Singaraja Sebagai Kota Pendidikan.”
Hadir mewakili Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Sekretaris Dinas, Luh Putu Adi Ariwati, bersama Anggota Dewan Pendidikan Buleleng, Ni Putu Karnadhi, serta LSM KoMPaK, Putu Santi Arsana.
Salah satu poin yang dihasilkan dalam FGD tersebut adalah adanya kesepakatan dari seluruh peserta untuk mendorong lahirnya regulasi formal yang memayungi status Singaraja sebagai Kota Pendidikan. Para peserta sepakat untuk segera membawa aspirasi ini ke DPRD Kabupaten Buleleng agar identitas "Kota Pendidikan" tidak sekadar menjadi jargon, melainkan memiliki landasan hukum yang kuat.
"Penting bagi kita untuk memiliki payung hukum yang jelas. Dengan adanya regulasi, arah kebijakan pembangunan pendidikan di Buleleng akan lebih terukur dan memiliki keberlanjutan yang kuat," ujar Luh Putu Adi Ariwati di sela-sela diskusi.
Melalui FGD ini, diharapkan partisipasi masyarakat tidak hanya berhenti pada level diskusi, namun bertransformasi menjadi aksi nyata dalam mengawal kualitas pendidikan. Identitas Singaraja sebagai Kota Pendidikan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi dan sosial bagi masyarakat Buleleng secara luas.