Kadis Gus Surya Pantau Langsung Hari Pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SMP
Singaraja, Senin 6 April 2026 | Disdiktoday
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026 resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia pada hari ini, Senin (6/4). Guna memastikan kelancaran administrasi dan teknis di lapangan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah satuan pendidikan di wilayah Kota Singaraja.
Titik pertama yang dikunjungi oleh Kadis Gus Surya adalah SMP Lab Undiksha Singaraja. Di sekolah tersebut, tercatat sebanyak 54 siswa kelas IX mengikuti ujian dengan tertib. Pemantauan kemudian dilanjutkan ke SMP Muhammadiyah 2 Singaraja yang diikuti oleh 58 peserta didik.
Rangkaian peninjauan hari pertama ini berakhir di SMP Negeri 6 Singaraja, yang merupakan salah satu sekolah dengan jumlah peserta cukup besar, yakni mencapai 336 siswa. Dalam kunjungannya, Kadisdikpora menyempatkan diri berdialog singkat dengan panitia sekolah terkait kesiapan infrastruktur pendukung ujian.
Di sela-sela pemantauan, Kadis Gus Surya mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan TKA di Kabupaten Buleleng berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti. Beliau menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian formalitas, melainkan instrumen penting untuk mengukur capaian literasi dan numerasi siswa.
"Kami berharap pelaksanaan TKA jenjang SMP di Kabupaten Buleleng ini berjalan lancar dari awal hingga akhir. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi lebih bagi para siswa, khususnya dalam mendalami mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia sebagai fondasi kompetensi akademik mereka," ujar Kadis Gus Surya.
Berdasarkan data dari Disdikpora Kabupaten Buleleng, TKA tahun ini diikuti oleh total 11.054 siswa kelas IX yang tersebar di 71 sekolah negeri dan swasta di seluruh Kabupaten Buleleng. Dimulai tanggal 6 April hingga 16 April 2026 dengan Pelaksanaan dibagi menjadi 4 gelombang untuk efisiensi fasilitas. Setiap gelombang berlangsung selama 2 hari yakni di hari pertama Mata pelajaran Matematika dan di hari kedua Mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan total soal yang dikerjakan siswa berjumlah 130 butir soal.
Dengan dimulainya TKA ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat menjaga integritas dan suasana kondusif, sehingga hasil yang dicapai dapat menggambarkan kualitas pendidikan di Kabupaten Buleleng secara akurat.