(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Resmi Buka BEE 2026, Bupati Sutjidra Gaungkan Kembali Singaraja sebagai Kota Pendidikan

Admin disdikpora | 20 Mei 2026 | 248 kali

Resmi Buka BEE 2026, Bupati Sutjidra Gaungkan Kembali Singaraja sebagai Kota Pendidikan


Singaraja, Rabu 20 Mei 2026 | Disdiktoday 

Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., secara resmi membuka gelaran Buleleng Education Expo (BEE) 2026 yang berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Rabu (20/5). Event bergengsi ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali Singaraja menuju Kota Pendidikan yang adaptif dan berdaya saing global.


Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa BEE 2026 bukan sekadar pameran pendidikan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol transformasi pendidikan Buleleng menuju era Pendidikan 5.0 yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan dan karakter lokal.


“Melalui BEE 2026, kita ingin menunjukkan bahwa Buleleng siap menjadi pusat pendidikan yang maju, inovatif, dan tetap berakar pada nilai budaya serta karakter Mabraya. Ia juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan  Singaraja sebagai Kota Pendidikan yang merata, berkualitas, dan terjangkau melalui visi pembangunan “Buleleng Paten”. Tegas Bupati Sutjidra.


Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata,S.Pd., M.A.P., menyampaikan bahwa BEE 2026 dengan tema “Kolaborasi dan Sinergi Semesta Menuju Singaraja Kota Pendidikan” diharapkan  hadir sebagai wadah memperkuat sinergi seluruh elemen pendidikan sekaligus membangun branding Singaraja.


“BEE bukan hanya expo, tetapi ruang kolaborasi untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan inovasi pendidikan Buleleng kepada masyarakat luas,” jelas Kadis gus Surya.


Dirinya menambahkan, filosofi “Bee” atau lebah dipilih secara sengaja karena melambangkan kerja sama, ketekunan, dan produktivitas. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat sejalan dengan semangat gotong royong dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.


Gelaran BEE 2026 akan berlangsung selama tiga hari ke depan, mulai tanggal 20 hingga 22 Mei 2026. Sebanyak 101 sekolah terlibat aktif dalam pementasan seni dan kreativitas, 226 Lomba Best Practice dan untuk 54 satuan pendidikan menghadirkan pameran interaktif yang menampilkan inovasi pembelajaran, karya siswa, hingga pemanfaatan teknologi modern.


Ribuan pelajar, guru, hingga mahasiswa turut ambil bagian menampilkan berbagai inovasi pendidikan, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), hingga seni pertunjukan dari seluruh jenjang pendidikan. Tidak hanya pameran, masyarakat umum juga dapat menikmati berbagai agenda menarik, mulai dari talkshow Program Satu Keluarga Satu Sarjana, lomba praktik baik (best practice) pembelajaran yang diikuti ratusan guru, layanan pendidikan, hingga pertunjukan seni siswa terbaik Buleleng.


Melalui BEE 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap besar dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, berkarakter, serta mampu membawa Singaraja kembali bersinar sebagai pusat pendidikan unggulan di Bali Utara.