(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Bukan Sekadar Menghafal, Kadis Gus Surya Ajak Undiksha Terapkan 'Pembelajaran Mendalam' untuk Siswa Buleleng

Admin disdikpora | 26 November 2025 | 131 kali

Bukan Sekadar Menghafal, Kadis Gus Surya Ajak Undiksha Terapkan 'Pembelajaran Mendalam' untuk Siswa Buleleng


Singaraja, Rabu 26 November 2025 | Disdiktoday

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., menjadi narasumber kunci dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja.


FGD bertajuk "Evaluasi dan Refleksi Program Menggurukan Dosen di Sekolah Laboratorium Semester Ganjil 2025/2026" tersebut dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Undiksha, bertempat di Hotel New Sunari Lovina, Rabu (26/11).


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Prof. Dr. I Made Tegeh, M.Pd.FGD ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merefleksikan pelaksanaan Program Menggurukan Dosen di Sekolah Laboratorium selama Semester Ganjil 2025/2026. Fokus utama diskusi adalah peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah laboratorium melalui sinergi antara akademisi (dosen) dan praktisi pendidikan.


Dalam kesempatan tersebut, Kadis Gus Surya, memaparkan materi mengenai Penerapan Pembelajaran Mendalam di Kabupaten Buleleng. Beliau menjelaskan bahwa Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) adalah sebuah pendekatan yang menekankan pada pemuliaan peserta didik dengan menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkesadaran (Mindful), bermakna (Meaningful) dan menggembirakan (Joyful)


"Pembelajaran Mendalam bukan sekadar metode, tetapi sebuah filosofi untuk menciptakan lingkungan belajar di mana siswa tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan pengetahuannya dalam kehidupan nyata," ujar Gus Surya.


Lebih lanjut, Kadis Gus Surya menekankan peran sentral guru dalam mengimplementasikan filosofi ini. Menurutnya, guru harus mampu mewujudkan proses pembelajaran yang memenuhi tiga kriteria utama berkesadaran, bermakna, dan menggembirakanbagi seluruh siswa.


 “Pengalaman belajar peserta didik yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri, Prinsip Pembelajaran Mendalam Peserta didik dapat menerapkan pengetahuannya ke dalam situasi nyata dan Pembelajaran yang menggembirakan merupakan suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi,” pungkasnya, menegaskan komitmen Buleleng dalam menerapkan paradigma pendidikan yang transformatif.


Kedepan diharapkan sinergi peran serta Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi maupun pemangku kepentingan lainnya turut serta bahu membahu berkontribusi mengawal proses pendidikan kearah yang lebih baik lagi.