(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Puluhan Siswa Buleleng Tanam Bibit Cabe dan Terong

Admin disdikpora | 12 Januari 2026 | 7 kali

Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Puluhan Siswa Buleleng Tanam Bibit Cabe dan Terong 


Singaraja, Senin 12 Januari 2026 l Disdiktoday


Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan daerah melalui sektor pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., dalam kegiatan Program Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah pada Senin (12/1/2026).


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) atau "Self Sufficient Indonesian Food Foundation", bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Kehadiran rombongan YSPN dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Daryatmo, S.IP., Marsdya TNI (Purn).


Program ini menyasar empat satuan pendidikan lintas jenjang  ldimulai dari SD N 3 Banjar Jawa, SMP N 1 Singaraja, SMA N 1 Singaraja dan SMK N 3 Singaraja. 


Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan kesempatan langsung untuk mempraktikkan cara bertani modern di lingkungan sekolah. Menggunakan media polibag, para siswa antusias melakukan penanaman bibit cabai dan terong. Selain pemberian bibit, sebagai bentuk kepedulian sosial, sejumlah siswa juga menerima bantuan beras dari pihak yayasan.


Kegiatan ini dilaksanakan sejalan dengan amanat pembangunan nasional di bidang pangan. Program "Swasembada Pangan Berbasis Sekolah" yang dirancang oleh YSPN bertujuan memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda.


Ketua Umum YSPN, Daryatmo, menyampaikan bahwa pemberdayaan siswa sangat krusial untuk menumbuhkan kesadaran budaya menanam sejak dini. Dengan memahami cara memproduksi pangan sendiri secara sederhana, siswa diharapkan memiliki kepekaan terhadap kedaulatan pangan di masa depan.


Senada dengan hal tersebut, Sekda Gede Suyasa mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, edukasi pertanian di sekolah bukan hanya soal teknis menanam, tetapi juga menanamkan karakter kemandirian dan rasa cinta terhadap alam kepada para peserta didik.


Hadirnya Kadisdikpora Gus Surya dalam kegiatan ini juga menegaskan dukungan penuh Disdikpora terhadap program-program yang mampu mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan praktik kehidupan nyata yang bermanfaat bagi ketahanan daerah.