(0362) 22442
disdik@bulelengkab.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Kadisdikpora Buleleng Tinjau Dampak Luapan Air Sungai di SMPN 3 Busungbiu dan SDN 4 Pucaksari

Admin disdikpora | 16 Januari 2026 | 269 kali

Kadisdikpora Buleleng Tinjau Dampak Luapan Air Sungai di SMPN 3 Busungbiu dan SDN 4 Pucaksari



Busungbiu, Jumat 16 Januari 2026 l Disdiktoday


Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., meninjau langsung kondisi SMP Negeri 3 Busungbiu pada Jumat (16/1) pagi. Kunjungan ini dilakukan menyusul musibah meluapnya air sungai yang merangsek masuk ke area sekolah akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026.



Setibanya di lokasi, Kadis Gus Surya melihat langsung kondisi lapangan. Sejak pagi hari, suasana SMPN 3 Busungbiu tampak sibuk dengan aksi gotong royong. Warga sekolah bersama masyarakat setempat, BPDB Kabupaten Buleleng dibantu oleh personel TNI dan Kepolisian, bahu-membahu membersihkan sisa material lumpur dan genangan air yang menutupi area sekolah.


 "Kami mengapresiasi kesigapan seluruh pihak, baik dari BPBD, TNI, Polri, maupun masyarakat sekitar yang telah membantu warga sekolah dalam proses pembersihan ini. Fokus utama saat ini adalah memastikan lingkungan sekolah kembali aman dan bersih," ujar Gus Surya.


Mengingat kondisi sekolah yang belum sepenuhnya kondusif untuk aktivitas belajar mengajar tatap muka, Kadis Gus Surya menghimbau pihak manajemen sekolah untuk mengambil langkah antisipatif.Dirinya menyarankan agar SMPN 3 Busungbiu menerapkan pembelajaran daring atau mandiri untuk sementara waktu.


"Kami arahkan agar sekolah melaksanakan pembelajaran daring terlebih dahulu hingga kondisi lingkungan benar-benar kembali normal dan layak untuk proses belajar mengajar," tegasnya.


Selain SMPN 3 Busungbiu, Gus Surya juga memberikan atensi khusus terhadap laporan dari SDN 4 Pucaksari. Diketahui bahwa abrasi akibat luapan air sungai telah menyebabkan akses jalan menuju sekolah tersebut terputus.


Meskipun demikian, Kadis Gus Surya  menyampaikan bahwa penanganan darurat sudah mulai dilakukan oleh instansi terkait agar mobilitas warga dan siswa tidak terganggu terlalu lama.


Terkait aktivitas pendidikan di SDN 4 Pucaksari, Proses belajar mengajar di SDN 4 Pucaksari masih dapat dilaksanakan secara tatap muka. 


Menutup kunjungannya, Kadis Gus Surya berpesan kepada seluruh satuan pendidikan di wilayah rawan bencana untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun 2026 ini.